Sabtu, 04 Mei 2013

GOBLOK ADA BATASNYA


Kapan kamu mau sadar
Ambisimu tak kelar-kelar
Berhenti meratapinya

Itu tak pernah guna
Sabar ada batasnya, kamu kata
Goblok juga ada batasnya, aku kata

Kau kira lamunanmu bisa menggapai
Tidak, malah merintangimu dari sampai
Tinggalkanlah dan lupakan
Rasamu padanya sudah terabaikan
Mengapa terus haru dalam rasa tak tentu
Sabar ada batasnya, kamu kata
Goblok juga ada batasnya, aku kata

Kamu tahu, kamu harus tahu
Atau kamu sudah tahu?
Atau tak pernah mau tahu?
Korbanmu padanya hanya tanda
Kamu tidak layak buatnya
Jika memang layak kamu buatnya
Mengapa pake berkorban segala
Sabar ada batasnya, kamu kata
Goblok juga ada batasnya, aku kata

Putus asalah cepat, itu lebih baik
Siapa larang putus asa pada orang
Buka lagi koleksi hafalanmu
Putuskan saja cepat putuskan
Pensiun hidup di sekitarnya
Lepaslah, dunia ini luas
Orang itu banyak
Tobatlah dari sebuah kata
Yang selama ini kau sangka cinta
Sabar ada batasnya, kamu kata
Goblok juga ada batasnya, aku kata

Puitis?
Aku tak butuh.
Ini bukan puisi
Ini protes
Atas diriku
Atas dirimu
Atas semua nafsu
Yang bebas belenggu
Lalu bengkak terpalu-palu

Pemberontak
Dana

Tidak ada komentar:

Posting Komentar