Sabtu, 04 Mei 2013

HIDUPLAH TANPA CINTA


Yang dulu kau panggil cinta
Kenalilah dia itu nafsu
Kenapa mengikutinya menyusahkanmu

Ya, tentu saja sebab dia hanyalah nafsu
Bagai menenggak air garam
Makin kau tenggak makin kehausan
Pesan yang bikin bosan
Tapi aku hanya mendengarkanmu.....
Kau katakan dirimu galau, meratapinya hingga kau parau
Kehilangan malam dengan hangatnya
Terjaga dalam sengsara
Memetik kecewa memeluk duka
Terabaikan dan dibiarkan
Air mata rasa hina
Saat kau begitu memujanya...
.............
Asal kamu tahu
Sebenarnya dia nafsu
Yang bertopeng cinta dengan sya'ir dan lagu
Warisan kaum penyembah batu
Mengikutinya jadikanmu dungu
Menentangnya keputusan jitu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar