Sabtu, 04 Mei 2013

TUKANG PUISI DAN ROKOK


Pernah kulihat tukang puisi,
Konsumsi sehari-harinya asap rokok
Maka melihat tukang puisi itu
Aku serasa melihat rokok
Membanting, meremas, dan menginjak-injak
Perlakuan yang kubayangkan untuknya
Perokok, sejahat-jahat aku masih jahat perokok
Minuman keras dimusnahkan tapi mengata juga tidak rokok
Peminum alkohol dikutuk, tapi mengapa tidak si perokok
Perokok lebih kriminal dari pemabuk
Perokok lebih kriminal dari pemabuk
Perokok lebih kriminal dari pemabuk
Saksikan olehmu, PEROKOK LEBIH KRIMINAL DARI PEMABUK
Pemabuk mabuk buat dirinya saja dia mabuk
Tapi perokok merokok asap rokok bikin orang lain mengok

Tidak ada komentar:

Posting Komentar