Sabtu, 04 Mei 2013
INI CUMA KENCING AKU
Palingkan matamu segera
Masih banyak hal lain berguna
Kenapa kamu baca ocehanku?
Membaca ocehanku buang-buang waktu
Apa? Ini puisi?
Buka lebar-lebar mata kamu! Rendam dengan deterjen!
SIKAT!
Rongsokan butut begini kamu katakan puisi!
Sikat matamu lebih keras lagi
Lihat ke sini
Ini kencing aku
Yang tertahan semalaman, lalu kusemburkan sekarang
Keliru jika kamu suka, aku sendiri murka
Tapi lebih murka pada si tukang puisi
Yang senangnya menyemprotkan pilox emas
Ke bajunya, ke wajahnya, ke rambutnya
Biar dirinya tampak emas
TIDAK WARAS
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar